ketikanjari

"Sederhana, Semoga Bermakna"

Gempa di Aceh 11 April 2012

with 10 comments

Sejak siang hari badan mulai tak enak, syukur hari ini libur (meski tugas kampus tidak pernah libur) sehingga bisa sedikit istirahat meski tetap harus mengerjakan tugas2 di rumah.

Selepas shalat ashar awalnya saya berencana jogging. Sudah beberapa hari tidak jogging kerana kurang fit nya kondisi tubuh beberapa waktu lalu. Akan tetapi tubuh ini rasanya enggan tuk bergerak dan keluar dari rumah, rasanya ingin berbaring saja di rumah dan akhirnya sayapun berbaring beberapa saat.

Karena semagat untuk jogging masih ada, akhirnya sayapun bangun untuk jogging. Namun entah mengapa rasanya ingin membuka fb dan email terlebih dahulu sebelum berangkat. Seketika saya melihat wall teman2 pada dipenuhi berita bahwa terjadi gempa di Aceh.  Link2 yang di mereka berikan di wall2 fb mereka saya buka dan saya baca…

Ternyata Aceh lon sayang,tanoh tempat lon lahe (Aceh ku sayang, tanah kelahiranku) kembali di landa Gempa yang berkekuatan 8,9 SR.  Saya pun menghubungi teman2 yang sedang Online di yahoo dan fb menanyakan keadaan di sana seperti apa dan apakah saluran telekomunikasi tidak dapat digunakan? Karena beberapa kali saya mencoba menelepon ayah, dan adik sama sekali tidak dapat dihubungi. Rasa khawatirpun semakin bertambah apalagi setelah mendengar akan adanya tsunami di wilayah Banda Aceh dan di daerah Aceh bagian barat telah diterjang tsunami.
Tahun 2004 silam, daerah tempat saya tinggal bersama keluarga merupakan salah satu tempat yang diterjang tsunami. Saat itu saya bersama keluarga berhasil menyelamatkan diri dari kejaran gelombang tsunami atas izin Allah.

Saya terus mengikuti perkembangan berita terkini melalui internet.

Di fb, selain dipenuhi link2 yang berkaitan dengan berita terkini tentang gempa aceh yang terjadi 11 april 2012  sekitar pukul 15.38 (GMT+7) teman2 juga turut mendoakan untuk Aceh.

Diakunnya fb Ustaz Azhar Idrus beliau menuliskan “tolong pakat2 berdoa dan solat hajat agar Allah swt lindungi saudara kita rakyat Aceh dari segala malapetaka dan bahaya..”

Hingga tulisan ini saya tulis, sudah ada 18,545 yang ngelike. Sayapun memberikan komentar, mengucapkan terima kasih yang sebesar2nya

“Asaalamu’alaikum
Terima kasih Ustaz Azhar Idrus kerana telah mengajak saudara2ku sekalian untuk berdoa, agar kami rakyat Aceh selamat dari malapetaka dan bahaya….
Terima kasih untuk saudara2ku yang tlah mendoakan kami rakyat Aceh.
Saya student asal Aceh yang lagi study kat UTeM
Salam hangat dari kami rakyat Aceh.”

————

Alhamdulillah, menjelang magrib ayah menelepon saya, mengabarkan dalam keadaan baik. Tapi dari nada suara ayah, saya merasakan kalau ayah masih dalam rasa was-was akan terjadinya tsunami.

Dari sini, sayapun mendengar suara…..

Bunda neuk…” (Bunda nak…)

itu suara ibunda…😦

Saluran telepon pun putus. Saya mencoba telepon kembali, lagi – lagi tidak masuk…. tidak dapat dihubungi…

“Ya Allah, lindungi ibu, ayah, adik, kakak dan abang saya, saudara saya, rakyat Aceh

neu pelindong Aceh lon sayang dari marabahaya, Amin

(lindungi Aceh ku sayang dari marabahaya, Amin)

————-

Alhamdulillah saat saya menulis tulisan ini, saya menerima sms, keluarga saya dalam keadaan baik, Terima kasih ya Allah.

Terima kasih untuk saudara2ku sekalian – dibelahan bumi manapun kalian berada –  atas doanya untuk rakyat Aceh.

Salam hangat dari kami rakyat Aceh, semoga Allah merahmati dan memberi ganjaran atas keikhlasan doa saudara2ku sekalian, Amin.

Written by ketikanjari

April 11, 2012 at 3:04 pm

10 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Alhamdulillah….. kelak selalu ada pertolongan dari ALLAH, aamiin.

    Cit cuit

    April 12, 2012 at 5:46 am

    • Alhamdulillah, Saya sangat bersyukur tidak terjadi tsunami seperti pada tahun 2004 silam

      ketikanjari

      April 12, 2012 at 1:15 pm

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb…

    Alhamdulillah, semua keluarga anda sihat dan dilindungi Allah kembali setelah pernah diselamatkan dahulunya.

    Saya mendoakan semua saudara di Acheh selamat dan tabah menghadapi ujian Allah ini.
    Sukar juga ya merasa tenang di rantau orang sedangkan keluarga jauh di mata. hanya Allah sahaja tempat memohon segala manfaat dan dijauhi mudharatnya. Aamiin.

    Salam sejahtera.

    SITI FATIMAH AHMAD

    April 15, 2012 at 10:39 am

    • Wa’alaikum salam
      Terima kasih doanya, amin ya Rabb

      Benar adanya, tidak tenang rasanya apalagi mengingat orang tua disana…

      ketikanjari

      May 13, 2012 at 3:30 pm

  3. saya daerah Riau, Pekanbaru. disini juga terasa getarannya.

    semoga awak and family selalu berada dalam lindungan Allah Subhana wa ta’ala. Aamiin .. ^

    Asaba Sekai

    April 27, 2012 at 2:43 am

  4. syukurlah bila keluarga dalam keadaan baik-baik Sob….

  5. Alhamdulillah ‘alaa kulli haal..

    ingin menitikkan air mata saat baca tulisan ini,,,

    Nisa

    May 5, 2012 at 4:48 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: